Berita

Presiden Ekuador, Lenin Moreno saat menyampaikan keputusan pemindahan pemerintahan/The Guardian

Dunia

Gelombang Protes Semakin Anarki, Presiden Ekuador Pindahkan Pemerintahan Ke Kota Pesisir

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 20:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Ekuador, Lenin Moreno memutuskan untuk memindahkan pemerintahannya dari ibu kota di Quito ke kota pesisir Guayaquil akibat gelombang protes berkepanjangan yang terjadi pasca pemerintah mengakhiri subsidi bahan bakar.

Gelombang protes yang terjadi di Quito kerap diwarnai dengan bentrok, kekerasan dan vandalisme.

Moreno berdalih, gelombang protes yang terjadi tidak murni datang dari masyarakat, melainkan ada motif politik di baliknya.


"(Ini) bukan protes ketidakpuasan sosial yang dihadapi dengan keputusan pemerintah, tetapi penjarahan, perusakan dan kekerasan menunjukkan ada motif politik yang terorganisir untuk mengacaukan pemerintah," kata Moreno dalam pidatonya yang disiarkan di televisi nasional awal pekan ini, seperti dimuat The Guardian (Selasa, 8/10).

Dalam pidato itu, Moreno diapit oleh wakil presiden, menteri pertahanan dan petinggi militer Ekuador.

Lebih lanjut Moreno menegaskan bahwa dia tidak akan mentolerir gangguan atau membatalkan penghapusan subsidi bahan bakar. Hal itu merupakan bagian dari paket langkah-langkah penghematan yang dilakukan oleh pemerintahannya.

Sebalinya Moreno justru menuduh lawan-lawan politiknya tengah mengatur upaya kudeta dan menyusup ke tengah protes sebagai bagian dari rencana untuk menggulingkan pemerintahannya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya