Berita

Bernard Abdul Jabbar/Net

Presisi

Polisi: Sekjen PA 212 Ikut Intimidasi Buzzer Jokowi

SELASA, 08 OKTOBER 2019 | 12:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212, Bernard Abdul Jabbar ditetapkan sebagai tersangka karena diduga turut mengintimidasi buzzer Jokowi beranama Ninoy Karundeng.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Bernard Abdul Jabbar ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan lebih dari 12 jam sejak Senin kemarin (7/10).

"Ya betul, Bernard Abdul Jabbar telah ditetapkan sebagai tersangka," ucap Argo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/10).


Argo menambahkan, penyidik menetapkan status tersangka lantaran Bernard diduga turut serta melakukan intimidasi terhadap Ninoy saat berada di dalam Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat pada Senin malam (30/9) hingga Selasa pagi (1/10).

"Iya betul ikut intimidasi," singkatnya.

Bernard Abdul Jabbar menjadi tersangka ke-12 setelah sebelumnya penyidik telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ninoy Karundeng.

Kesebelas orang tersebut yakni AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA dan R. Mereka telah dilakukan penahanan, namun salah satu diantaranya yakni TR ditangguhkan penahanan karena sedang dalam kondisi sakit.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya