Berita

Fahmi Idris/Net

Bisnis

Iuran BPJS Kesehatan Naik Jadi Rp 5.000 Per Hari, Masih Terjangkau

SENIN, 07 OKTOBER 2019 | 21:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Fahmi Idris menilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan tidak akan terlalu membebani masyarakat.

Pasalnya, menurut Fahmi, bila dihitung secara harian, kenaikan BPJS Kesehatan hanya Rp 5.000, dan nominal itu relatif terjangkau.

Menurutnya, pemberitaan media yang menyebut kenaikan iuran BPJS Kesehatan hingga dua kali lipat atau naik 100 persen tidak tepat, narasi seperti itu membuat publik menjadi takut.
 

 
"Iuran naik dua kali lipat, tidak seperti itu narasinya. Narasi kelas satu itu kurang lebih Rp 5.000 per hari. Kelas dua itu sekitar Rp 3.000 per hari dan kelas tiga tidak sampai Rp 2.000 per hari," katanya dalam Forum Merdeka Barat di Kemenkominfo, Jakarta, Senin (7/10).

Ia menambahkan, jika masih ada masyarakat yang berat mengumpulkan Rp 5.000 per hari atau Rp 3.000 dan menyisihkan Rp 2.000 per hari, maka pemerintah tidak akan tinggal diam.

Bagi peserta yang tidak mampu seperti itu, atau bisa dikatakan peserta miskin dan hampir miskin, nantinya akan dibiayai pemerintah.

"Kalau tidak mampu lagi pemerintah akan hadir," jelasnya.

"Pemerintah tetap di depan untuk menyelsaikan masalah ini," imbuhnya.

Sekadar informasi, kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan dimulai pada 1 Januari 2020.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya