Berita

Keuta Ikatan Keluarga Minang, Andre Rosiade saat tiba di Wamena/Ist

Pertahanan

Cerita Andre Rosiade Kunjungi Pengungsi Warga Minang Di Wamena

MINGGU, 06 OKTOBER 2019 | 20:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagai Anggota DPR RI  dari dapil Sumatera Barat, Andre Rosiade mengunjungi warga minang di Papua yang menjadi korban dan terpaksa mengungsi akibat konflik yang kembali pecah di tanah Wamena.

Andre yang juga merupakan Ketua Harian DPP IKM (Ikatan Keluarga Minang), menceritakan kunjungannya kepada Kantor Berita Politik RMOL.

"Saya berangkat Jumat malam, landing Sabtu Pagi jam tujuh, lalu jam sepuluhnya dengan bantuan TNI AU saya berangkat naik Hercules bareng rombongan dari Ikatan Warga Minang menuju Wamena," ujar Andre, Minggu (6/10).


Setelah 45 menit melakukan penerbangan, Andre berserta rombongan turun di Wamena dan disambut oleh komandan pangkalan Angkatan Udara.

Andre pun menjelaskan bahwa dirinya dengan di dampingi lima prajurit TNI yang membantu pengawalan, langsung  berkeliling meninjau kota Wamena yang kondisinya terbakar, hancur, termasuk kantor Bupati Jayawijaya yang habis terbakar.

Selanjutnya kembali melakukan perjalanan menuju jalan Irian untuk berdialog secara langsung dengan tiga ratus orang masyarakat Minang yang bertahan di Wamena yang menyatakan ingin bertahan dan tidak ingin di evakuasi.

Andre mengatakan kondisi di Wamena berangsur kondusif dan sudah mulai pulih kembali.

"Mereka butuh jaminan keamanan. Harapannya tentu perlindungan keamanan ini sampai ke pinggir-pinggir kota bukan hanya di pusat kota," terangnya.

Selain perlindungan keamanan, para aparat didorong untuk diberi kewenangan untuk menindak tegas perusuh.

"Jangan sampai aparat ada, senjata ada, tapi hanya nonton gitu loh. Jangan sampai kita terlihat lemah dalam menegakkan hukum dan melindungi rakyat," pungkas Andre.

Tiga ratus orang yang masih bertahan di Wamena maupun delapan puluh persen dari sekitar seribu dua ratus yang sudah kembali keluar dari Wamena.

Andre melanjutkan, berdasarkan keterangan komandan Pangkalan TNI AU, masyarakat yang ingin keluar dari Wamena  terdiri dari 17.000 warga. Empat belas ribu sudah di evakuasi TNI dengan mengendarai Hercules. Untuk perantau dari Minang yang keluar dari Wamena sudah  sekitar 1200-an.

"Sebanyak 80 persennya ingin kembali ke Wamena. Saat ini mereka hanya ingin menenangkan diri, menghilangkan trauma dan juga mengantar anak serta istri di kampung untuk mendapatkan keamanan. Setelah itu mereka akan kembali ke Wamena untuk melanjutkan usaha mereka," tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, tanah Papua kususnya di Wamena dalam beberapa pekan terakhir kembali terjadi insiden yang menewaskan puluhan orang. Tindak kekerasan di Wamena, terakumulasi akibat berita hoax dan protes sosial yang berujung pada separatisme.

Untuk Korban mayoritas yang meninggal berasal dari para pendatang seperti dari suku Minang dan Bugis dan suku-suku lainnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya