Berita

Wasekjen PPP Ade Irfan Pulungan/RMOL

Politik

Gerindra Tak Berjuang Tapi Dijatah Menteri, PPP: Dagelan

SABTU, 05 OKTOBER 2019 | 17:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) turut buka suara dengan merenggangnya hubungan antara Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ketum Nasdem Surya Paloh.

Menurut Wasekjen PPP Ade Irfan Pulungan, keretakan Paloh dan Mega tidak bisa dibenturkan dengan kedekatan Megawati dengan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Aah enggak bisa dibenturkan begitu. Ya tadi itu saya bilang semua kembali pada pilihan politik partai-partai yang ada," kata Ade Irfan Pulungan kepada wartawan seusai mengisi diskusi di Kawasan Menteng, Sabtu (5/10).


Irfan menyesealkan jika memang kedekatan Prabowo itu untuk mendapatkan jatah kursi menteri. Pasalnya, bukan Gerindra yang ikut berjuang memenangkan Jokowi untuk bertahan selama dua periode, melainkan Nasdem.

"Tapi yang jelas adalah dalam sebuah perjuangan, yang berjuang itulah yang wajib mendapatkan manfaat yang ada. Kalau malah yang tidak berjuang yang dapat manfaat itu pasti akan ada kehancuran di situ," sindir Irfan.

Bahkan, Ade menyebut sikap Gerindra yang belakangan harmonis dengan PDI-P itu seolah menjadi lelucon. Sebab, ia menilai Gerindra tidak ikut berjuang memenangkan Jokowi pada Pilpres 2019 lalu.

"Itu (sikap Gerindra) dagelan aja jadinya," pungkasnya.


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya