Berita

Rudal Korea Utara/Net

Dunia

Korea Utara: Peluncuran Rudal Kapal Selam Untuk Cegah Ancaman Musuh

SABTU, 05 OKTOBER 2019 | 15:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Peluncuran rudal dari kapal selam yang baru-baru ini dilakukan Korea Utara diklaim memperkuat kemampuan pertahanan diri untuk mencegah ancaman musuh.

Sabtu (5/10), dilansir dari KBS yang mengutip surat kabar Minju Choson yang diterbitkan oleh Kabinet Korea Utara menggambarkan, uji coba penembakkan rudal balistik kapal selam (SLBM) Pukguksong-3 yang dilaksanakan pada Rabu lalu (2/10), merupakan acara bersejarah bagi Korea Utara.

Lebih lanjut, laporan Minju Choson mengungkapkan, peluncuran rudal adalah kontribusi pertahanan nasional yang lebih kuat untuk melawan ancaman eksternal. Bagi Korea Utara, pertahanan yang kuat adalah cara terbaik untuk mengalahkan skema agresi imperialistik dan tirani.


Selain laporan peluncuran rudal SLBM, Minju Choson juga menderetkan sejumlah senjata yang telah diluncurkan Korea Utara sejak Mei dengan mengatakan industri pertahanan negara itu sudah berada di tingkat maju.

Minju Choson menerangkan, pasukan musuh telah menyesatkan publik dengan pendapat seolah-olah senjata Korea Utara memperparah kondisi di Semenanjung Korea dan mengancam perdamaian dan keamanan global.

Masih menurut surat kabar itu, Korea Selatan telah menunjukkan dualitas. Di satu sisi, Korea Selatan menunjukkan iniasi perdamaian namun di sisi lain negara itu justru memperkenalkan senjata serangan baru dan melakukan latihan militer bersama dengan Amerika Serikat.

Diketahui, peluncuran rudal pada Rabu kemarin hanya berselang sehari setelah Korea Utara setuju untuk melanjutkan pembicaraan denuklirisasi dengan Amerika Serikat. Direncanakan, hari ini kedua perwakilan akan kembali membuka dialog di Stockholm.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya