Berita

Microsoft/Net

Dunia

Microsoft: Ada Hacker Targetkan Kampanye Pemilu AS, Indikasinya Dari Iran

SABTU, 05 OKTOBER 2019 | 13:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah kelompok hacker yang terkait dengan pemerintah Iran menargetkan kampanye presiden Amerika Serikat 2020. Hal tersebut diungkap oleh perusahaan teknologi komputer terkemuka, Microsoft Corp pada Jumat (4/10).

Dikutip Al Jazeera, Microsoft menyebut kelompok hacker bernama Fostor telah melakkukan lebih dari 2.700 upaya mengidentifikasi akun email konsumen milik pelanggan tertentu dan menyerang 241 akun di antaranya.

Aksi tersebut dimulai antara Agustus hinggga September selama 30 hari, dengan target meliputi akun pejabat pemerintah AS, media dan wartawan yang meliput politik global, serta warga Iran yang berdiaspora.


Microsoft mengungkapkan, informasi yang digunakan Fosfor dikumpulkan dari fitur pemulihan akun dan berusaha mengambil alih beberapa akun yang ditargetkan.

Meski demikian, menurut Microsoft, secara teknis serangan yang dilakukan tidak canggih.

Microsoft mengaku telah melacak Fosfor yang juga dikenal sebagai APT 35, Charming Kitten, dan SecurityTeam Ajax sejak 2013. Hingga kini, pemerintah Iran belum berkomentar apapun.

Serangan terhadap kampanye Amerika Serikat bukan hanya sekali ini terjadi. Sebelumnya, badan intelijen AS juga pernah menyimpulkan bahwa Rusia menjalankan operasi peretasan dan propaganda untuk menganggu pemilu AS pada 2016. Tujuannya, membantu kandidat Republikan, Donald Trump menang meski pada akhirnya dibantah Rusia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya