Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un/Net

Dunia

74 Tahun Berdiri, Partai Pekerja Korea Utara Konsisten Jaga Prinsip Kemandirian

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 22:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara merupakan negara yang konsisten dan lantang menyuarakan sikap terhadap agresi asing sejak lebih dari 70 tahun yang lalu.

Bahkan Korea Utara memiliki cara tersendiri dalam bernegosiasi dengan negara adikuasi seperti Amerika Serikat.

Hal ini sejalan dengan prinsip Partai Pekerja yang berkuasa di Korea yang akan merayakan HUT ke-74 pada 10 Oktober mendatang.


Sejak berdiri pada 10 Oktober 1945, Partai Pekerja Korea Utara telah menganut garis kemandirian yang memberikan pedoman dalam pembangunan dan kegiatannya.

Hal itu membuahkan hasil yang tampak dari pembangunan sosialis dan berhasil mengangkat posisi strategis dan pengaruh negara di dunia.

Bahkan, Partai Pekerja Korea Utara lantang dalam upaya mengakhiri ancaman nuklir dan maju dengan kekuatannya sendiri, meskipun sebagai resikonya harus berhadapan dengan serangkaian sanksi dan tekanan dari negara-negara musuh.

Sanksi dan tekanan tersebut, bagi Korea Utara, dilakukan pihak musuh untuk menghancurkan sentimen publik dan menggulingkan sistem dengan menciptakan kesulitan ekonomi yang ekstrem. Motif tersembunyi di balik hal tersebut adalah untuk menghancurkan struktur ekonomi swadaya Korea Utara hingga ke dasar fondasinya.

Namun, Partai Pekerja Korea Utara tetap berhasil menegaskan kembali prinsip dasarnya dan garis kemandirian yang telah ditetapkan sejak awal berdiri.

Garis kemandirian tersebut bak pedang berharga yang selalu dimenangkan dan membawa pembangunan negara ke jalur yang sesuai.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya