Berita

Rudal/Net

Dunia

Korut Diminta Tahan Diri Dan Setop Provokasi Peluncuran Rudal

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 19:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat merespon peluncuran proyektil misterius dari Korea Utara ke perairan Jepang, Rabu (2/10). Terlebih, proyektil tersebut belakangan diketahui sebagai rudal.  

AS menyerukan agar Korut menahan diri dan tetap berkomitmen untuk melakukan pembicaraan denuklirisasi. Washington DC ingin Pyongyang tetap terlibat dalam negosiasi substantif serta berkelanjutan untuk perdamaian di Semenanjung Korea.

“Demi memastikan perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea hingga mencapai denuklirisasi," ujar jurubicara Departemen Luar Negeri AS yang mengawal perjalangan Menlu Mike Pompeo ke Roma, sebagaimana dikutip Reuters, Rabu (2/10).


Militer Korea Selatan mengatakan, Korut  telah meluncurkan rudal dari kapal selam. Rudal tersebut terbang sejauh 450 km dengan ketinggian mencapai 910 km sebelum jatuh di kawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang.

Menanggapi hal ini, Menteri Pertahanan Jepang, Taro Kono menggambarkan aksi Korut sebagai ancaman serius terhadap keamanan nasional Jepang.

Sementara itu, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan AS dan komunitas internasional dalam menanggapi hal ini.

Para peneliti percaya, rudal tersebut termasuk ke dalam kelas Pukguksong, rudal yang pernah diluncurkan oleh Korut pada 2016 di dalam air.

Peluncuran terbaru ini hanya berselang sehari setelah Korut mengumumkan bersedia memulai kembali perundingan denuklirisasi dengan AS yang sempat terhenti karena provokasi militer yang dilakukan oleh AS dan Korsel.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya