Berita

Rudal/Net

Dunia

Proyektil Misterius Meluncur Dari Wilayah Korut Ke Perairan Jepang

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 17:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah proyektil misterius meluncur dari wilayah Korea Utara ke wilayah laut Korea Selatan dan Jepang.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) menguraikan bahwa kejadian itu terjadi hanya selang sehari setelah Korea Utara memberikan isyarat setuju untuk memulai kembali pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat.

"Militer kami memantau situasi untuk peluncuran tambahan dan mempertahankan postur kesiapan," ujar JCS seperti yang dilansir dari Channel News Asia, Rabu (2/10)


Senada dengan laporan JCS, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga juga menyatakan sebuah proyektil tak dikenal tampaknya telah jatuh di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang di lepas pantai Prefektur Shimane pada pukul 07.27 waktu setempat.

Sementara itu, penjaga pantai Jepang mengatakan Korea Utara telah meluncurkan sesuatu yang tampaknya seperti rudal dan mendesak kapal untuk tidak mendekati puing-puing hingga ada informasi lebih lanjut.

Dalam laporan Yonhap, proyektil misterius itu ditembakkan dari sekitar Wonsan, Provinsi Kangwon ke arah laut sebelah timur. Namun, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai peluncuran ini.

Ini merupakan kali ke-9 peluncuran yang dilakukan oleh Korea Utara sejak Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu di Zona Demiliterisasi dua Korea pada Juni lalu.

Pada September lalu, Kim telah mengumumkan pengujian sistem peluncur roket multipel super besar yang digunakan untuk mempertahankan diri dari berbagai ancaman di kawasan. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya