Berita

Megawatai abaikan Surya Paloh/Repro

Politik

Bukan Semata Gimmick, Sikap Megawati Abaikan Surya Paloh Bukti Koalisi Jokowi Tidak Harmonis

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 17:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sekilas kejadian Megawati yang menolak bersalaman dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bisa dilihat semata-mata gimmick.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Adi Prayitno menjelaskan jika ditarik dari pertemuan politik Mega-Surya Paloh sebelumnya, sikap putri proklamator itu adalah pertanda bahwa ada ketidak harmonisan di internal koalisi Jokowi.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu, bukti keretakan koalisi Jokowi ini sudah terjadi bukan hanya kali ini.


"Ada pertemuan Teuku Umar versus Gondangdia. Termasuk pula kongres PDIP di Bali, Mega sama sekali tak nyebut SP, malah lebih banyak nyebut 02," kata Adi dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (2/10). 

Lebih lanjut Adi menganalisis bentuk ketidak harmonisan Mega-Surya Paloh disebabkan karena ada 'orang ketiga' yakni Gerindra yang diisukan akan masuk dalam koalisi Jokowi-Makruf Amien.

PDIP, kata Adi relatif menerima dengan gembira bergabungnya Partai besutan Prabowo Subinato, sementara Nasdem sejak awal menunjukkan penolakannya. 

"Sangat masuk akal Nasdem nolak karena Gerindra tak ikut berkeringat memenangkan Jokowi. Apalagi pemilu 2019 dinamikanya ekstrim," tandas Adi.

Diketahui, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tertangkap kamera tidak menyalami Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat pelantikan anggota DPR periode 2019-2024, Senin kemarin (1/10).  

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya