Berita

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Paulus Waterpauw/Ist

Presisi

Setelah Dilantik, Kapolda Papua Gerak Cepat Tangani Pengungsi Di Wamena

RABU, 02 OKTOBER 2019 | 02:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Paulus Waterpauw langsung bergerak cepat usai dilantik Kapolri, Jenderal Tito Karnavian. Salah satu langkah sigapnya adalah bekerja mengurus pengungsi korban kerusuhan di Wamena dan sekitarnya.

“Saya diamanahkan Bapak Kapolri, Bapak Panglima TNI, dan Bapak Menteri Polhukam untuk segera melakukan conditioning berkaitan dengan pengungsi, sudah eksodus dari beberapa wilayah,” kata Paulus Waterpauw saat memberikan bantuan sembako di Posko Yonif 751/Raider di Sentani, Selasa (1/10).

Ada 4.656 pengungsi yang terdata di Lanud Silas Papare. Mereka berasal dari beberapa wilayah. Tak hanya dari Wamena, tetapi ada beberapa lingkaran dari sekitar Wamena juga yang turun bergabung. Jumlah itu juga termasuk yang turun dari beberapa daerah di sekeliling Jayawijaya.


“Jayawijaya dulu satu kabupaten, tapi sekarang jadi 6 kabupaten. Itulah yang saya maksud dari beberapa daerah itu. Mereka sekarang juga sudah ada beberapa yang kembali ke saudara atau paguyuban mereka,” jelas Paulus.

Dalam mengurusi pengungsi, Polda Papua terus bekerja sama dengan lintas sektoral, termasuk koordinasi aktif dengan TNI. Selain di Lanud Silas Papare, 750 orang lainya terdaftar di 6 posko. Sementara di Rindam Jayawijaya dan Masjid Ataqwa ada 880 orang.

Paulus menenakankan, bersama dengan pasukan TNI, jajaranya akan memepertebal kekuatan dalam rangka menjamin keamanan. Berkaitan dengan kerusuhan itu, Kapolda menyebut selain menjamin keamanan dan cepat memulihkan kondusivitas, juga fokus ke pemulihan psikologi bagi anak-anak dan para ibu.

“Kami lakukan trauma healing, petugas sedang bekerja untuk memberikan ketenangan bagi mereka,” sambungnya.

Pihaknya berharap dalam waktu yang cepat insiden ini dapat teratasi. Para pengungsi bisa kembali ke kampung halaman mereka, bekerja dan beraktivitas, serta anak-anak bersekolah seperti semula.

“Pemerintah Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat juga hadir, artinya ada komunikasi yang baik. Mudah-mudahan dengan Bapak Gubernur di sini pemerintah di sini menjalin komunikasi baik agar cepat memulihkan semua,” tutup Kapolda.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya