Berita

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha/Net

Dunia

PM Prayuth Pastikan Thailand Tidak Punya Hubungan Dengan ISIS

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 22:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha memastikan bahwa negaraya tidak memiliki hubungan dengan kelompok militan ISIS.

Penegasan itu dia sampaikan pada hari Selasa (1/10) setelah otoritas keamanan Mesir menangkap seorang mahasiswa asal Thailand karena diduga memiliki hubungan dengan ISIS.

Identitas mahasiswa itu belum dirilis kepada publik. Namun dia dikabarkan ditahan oleh pihak berwenang Mesir pada 24 September lalu di Kairo setelah sebuah video klip beredar online yang memperlihatkan dia menyuarakan dukungan untuk revolusi Islam dalam sebuah wawancara.


Bukan hanya itu, kedutaan besar Thailand di Kairo juga merilis keterangan yang mengatakan bahwa foto-foto yang diduga terkait dengan ISIS juga ditemukan di ponsel mahasiswa tersebut.

Wakil Perdana Menteri Thailand Prawit Wongsuwan kemudian, dalam kesempatan berbeda, menjelaskan bahwa mahasiswa itu sebelumnya pernah ditahan di Sudan dan pindah ke Mesir karena dia tidak dapat melanjutkan studinya di Sudan.

Prawit yang mengawasi badan-badan keamanan dan intelijen memastikan bahwa saat ini tidak ada kegiatan ISIS di Thailand.

Hal itu kembali ditegaskan oleh Perdana Menteri Prayuth. Dia menekankan bahwa Thailand tidak memiliki hubungan apapun dengan ISIS. Dia pun telah menginstruksikan lembaga terkait untuk mengikuti kasus ini dan memberikan bantuan kepada pelajar tersebut.

"Telah ada pemantauan konstan dan tidak ada hubungan di sini dengan kelompok asing mana pun," kata Prayuth, seperti dimuat Reuters.

"Duta Besar Thailand di Kairo telah bertemu dengan wakil menteri luar negeri Mesir untuk meminta bantuan dan Mesir berjanji untuk menindaklanjuti kasus ini dan bekerja sama dengan Thailand, kami tidak akan meninggalkan siapa pun di belakang," tegasnya.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

TNI AL dan Kemhan Belanda Bahas Infrastruktur Bawah Laut Kritis

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:00

Beda Imlek dan Cap Go Meh, Ini Makna dan Rangkaian Tradisinya

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:52

Kabar Baik! Bansos PKH dan Bencana Bakal Cair Jelang Lebaran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:36

KPK Sita 50 Ribu Dolar AS dari Kantor dan Rumah Dinas Ketua PN Depok

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:27

Mengupas Multi Makna Kata 'Lagi'

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:18

Keberadaan Manusia Gerobak Bakal Ditertibkan Jelang Ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:07

Prabowo Diyakini Bisa Dua Periode Tanpa Gibran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:02

KPK Endus Pencucian Uang Korupsi Sudewo Lewat Koperasi

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Selengkapnya