Berita

Dutabesar Korea Utara untuk PBB, Kim Song/Net

Dunia

Di Majelis Umum PBB, Korut Kecam Provokasi Militer AS dan Korsel

SELASA, 01 OKTOBER 2019 | 15:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara mengecam Amerika Serikat atas provokasi politik dan militer yang menyebabkan kebuntuan pembicaraan denuklirisasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Dutabesar Korea Utara untuk PBB, Kim Song di depan Majelis Umum PBB, Senin (30/9).

"Itu tergantung pada AS. (Apakah negosiasi) akan menjadi peluang atau kesempatan untuk mempercepat krisis," ujar Kim seperti yang dilansir oleh Associated Press.


Lebih lanjut, Kim menyatakan AS dan Korea Selatan gagal menindaklanjuti janji KTT dengan mengatakan, situasi di Semenanjung Korea belum keluar dari lingkaran setan peningkatan ketegangan, yang sepenuhnya disebabkan oleh provokasi politik dan militer yang dilakukan oleh AS.

Pada Jumat (27/9), Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengeluh karena AS telah meningkatkan sanksi dan melanjutkan latihan militer AS-Korea Selatan yang sudah lama dikecam Korea Utara. Oleh karena itu, dalam pidatonya, Kim meminta Korea Selatan untuk berhenti melakukan kebijakan ketergantungan pada pasukan asing.

Sementara itu, dalam pidatonya di Majelis Umum PBB pada pekan lalu, Presiden AS Donald Trump memuji pemerintahannya yang telah melakukan diplomasi berani dengan Korea Utara dan negara tersebut harus melakukan denuklirisasi.

Sedangkan pada kesempatan yang sama, Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in mengatakan kemungkinan pelucutan nuklir lebih cepat untuk menciptakan perdamaian di semenanjung.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya