Berita

Polisi saat rilis perkembangakan kasus Karhutla/RMOL

Presisi

Polri: Meski Asap Karhutla Sudah Hilang, Penegakan Hukum Tetap Jalan

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 15:19 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam kurun waktu dua bulan, jajaran Polda di Sumatera dan Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) telah melakukan penegakan hukum terhadap 95 korporasi. Delapan puluh empat diantaranya sudah berstatus penyelidikan dan 11 korporasi sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Demikian disampaikan oleh Ketua Satgas Karhutla yang juga Direktur Tindak Pidana Tertentu Brigjen Fadil Imran kepada wartawan di Bareskrim Polri, Senin (30/9).

“95 korporasi yang ditangani ini adalah bentuk keseriusan Polri untuk mencegah dan menghindari pembakaran hutan dan lahan agar tidak terjadi lagi,” kata Fadil.


Fadil menekankan, pihaknya tidak pandang bulu dan tetap konsisten terhadap siapapun pelaku pembakar hutan dan lahan khususnya korporasi yang lalai ataupun terbukti melakukan tindak pidana terhadap konsensi lahan yang dimilikinya.

“Kita akan tindak tegas,” tekan Fadil.

Sementara, lanjut Fadil, dari 325 orang individu sudah ditetapkan sebagai tersangka, 37 berkas perkara sudah dilakukan tahap dua atau pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan.

“Walaupun asap sudah selesai atau sudah turun hujan sekalipun, penegakan hukum tidak akan selesai, sampai berkas perkara dinyatakan lengkap,” tekan Fadil.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya