Berita

Salah satu foto yang dirilis Houthi, diklaim merupakan kendaraan militer pasukan Arab Saudi/The Guardian

Dunia

Kelompok Houthi Yaman Klaim Bunuh 500 Tentara Lawan, Arab Saudi Masih Bungkam

SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 08:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengklaim telah membunuh 500 tentara Arab Saudi dan menangkap 2.000 tentara lainnya. Bukan hanya itu, kelompok tersebut juga mengklaim telah menyita konvoi kendaraan militer Arab Saudi.

Klaim tersebut disampaikan dalam konferensi persyang digelar Houthi akhir pekan kemarin, seperti dimuat The Guardian.

"Operasi Kemenangan dari Tuhan adalah operasi militer terbesar sejak agresi brutal dimulai. Musuh menderita kerugian besar dan petak-petak wilayah yang luas dibebaskan hanya dalam beberapa hari," kata juru bicara Houthi, Mohammed Abdul Salam.


Bersamaan dengan klaim tersebut, Houthi juga merilis foto-foto dan video yang diklaim merupakan penangkapan tentara Arab Saudi. Banyak di antara mereka yang ada dalam foto tersebut tidak berseragam.

Belum ada konfirmasi independen maupun dari pihak Arab Saudi mengenai foto dan video yang dirilis Houthi.

Bukan hanya itu, dalam kesempatan yang sama, Houthi juga mengklaim bahwa ratusan tentara Arab Saudi meninggal dunia atau terluka di medan perang.

Serangan-serangan itu, jika diverifikasi, akan menjadi pukulan telak bagi Arab Saudi yang memimpin serangan militer ke Yaman.

Namun belum ada konfirmasi apapun dari pihak Arab Saudi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya