Berita

CEO Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja/Net

Bisnis

Helicity Ukur Daya Adaptasi Sebelum Ekspansi Ke Kawasan

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2019 | 00:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Potensi dan pertumbuhan pasar helikopter sipil di Indonesia besar tetapi banyak tantangan yang harus dihadapi. Atas alasan itu, Whitesky Aviation melalui brand Helicity mengintegrasikan plaform digital dengan layanan helikopter untuk retail.

Begitu terang CEO Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja saat berbicara di Civil Helicopter South-East Asia Summit (CHSEAS), yang merupakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) helikopter sipil tahunan untuk tingkat regional di Bangkok, Thailand pada 25 hingga 26  September lalu.

Denon menerangkan bahwa dengan cara tersebut, konsumen akan bisa menggunakan layanan transportasi helikopter dengan mudah.


“Mulai dari cek ketersediaan jadwal, helipad terdekat serta beragam fitur lainnya,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (28/9).

Saat ini, katanya, banya perusahaan operator helikopter yang ingin berkolaborasi dengan Helicity. Hanya saja, pihaknya masih mengukur daya adaptasi bisnis ini di setiap wilayah.

“Apalagi jika kami ingin melakukan ekspansi ke pasar regional Asia Tenggara,” terangnya.

Bak gayung bersambut, perwakilan otoritas penerbangan sipil Thailand menguraikan bahwa industri penerbangan sipil di negaranya memiliki dua tantangan, yaitu penerbangan untuk malam hari dan masalah lahan untuk helipad.

Sementara di satu sisi, pemerintah Thailand memiliki komitmen untuk mendukung perkembangan industri penerbangan sipil.

“Thailand siap untuk mendukung siapapun yang akan bersama–sama pemerintah Thailand untuk membangun industri helikopter,” pungkasnya.

Adapun ajang yang digelar untuk membicarakan perkembangan helikopter di kawasan ini dihadiri oleh 200 peserta. Mereka mewakili sekitar 100 organisasi dari 20 negara.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya