Berita

Fahira Idris/Net

Politik

Kata Duka Tidak Cukup Jadi Penawar Kesedihan Di Papua

SABTU, 28 SEPTEMBER 2019 | 21:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua turut mengundang keprihatinan bagi anggota DPD RI, Fahira Idris. Terlebih puluhan orang, mayoritas pendatang tewas dalam konflik tersebut.

Padahal , sambungnya, puluhan tahun warga Papua selalu hidup berdampingan walau berbeda suku dan agama.

“Dan negara seperti tidak berdaya melindungi anak bangsanya. Kata duka tidak akan cukup menjadi penawar kesedihan,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Sabtu (28/9).


Senator DKI Jakarta itu menuntut pemerintah untuk segera hadir dalam melindungi anak bangsa. Pemerintah, melalui aparatnya haru bisa menegakkan hukum setegak-tegaknya bagi mereka yang melakukan kebiadaban menghilangkan nyawa manusia.

Selain itu, pemerintah juga harus menyelesaikan akar masalah Papua, yaitu tentang kesejahteraan rakyat yang tak kunjung terwujud.

“Kebiadaban mereka yang menghilangkan nyawa harus dipertanggungjawabkan di muka hukum!” pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya