Berita

Kapolri Jenderal Tito Karnavian/Net

Presisi

Putra Papua Kembali Dipercaya Memimpin Polda Papua

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2019 | 23:07 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Melalui Surat Telegram (TR) resmi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan rotasi terhadap tiga daerah yang dianggap bermasalah, yakni Papua, Riau, dan Sulawesi Tenggara.

Khusus Papua, Jenderal Tito kembali mempercayakan putra asli Papua, Irjen Paulus Waterpaw untuk memegang kendali bumi Cendrawasih.

Melalui Surat Telegram (TR) Kapolri bernomor ST/2569/IX/KEP/2019, ia menggantikan Irjen Albert Rodja yang baru lima bulan dipercayakan memegang kendali Papua.


Jenderal kelahiran Fakfak itu bukan orang baru, ia pernah mengemban Kapolres Mimika, Jayapura dan Menjadi Direskrimum Polda Papua.

Bahkan di tahun 2014 sampai 2015 ia dipercaya menjadi Kapolda Papua Barat, lalu pada 2015 hingga 2017 ia menjabat sebagai Kapolda Papua.

Dipercayakannya kembali Paulus untuk mengurusi Papua mungkin bukan tanpa sebab. Gejolak Papua pasca dugaan tindakan rasisme di Surabaya membuat daerah yang kaya sumber daya alam itu bergejolak.

Terakhir, kerusuhan di Wamena, Jayapura merenggut 22 orang tewas yang merupakan warga pendatang.

Sementara di Riau, komitmen Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencopot Kapolda hingga Kapolsek yang gagal mengatasi Karhutla ditunjukan dengan digantikannya Kapolda Riau, Irjen Widodo Eko Prihastopo yang dimutasi menjadi Pati Baintelkam, penugasan di BIN. Posisinya diisi oleh Irjen Agung Setya Imam Effendi.

Sementara di Sultra, dua mahasiswa Unversitas Halu Oleo tewas usai demonstrasi menolak RUU KUHP di gedung DPRD Sultra. Randi tewas tertembak. Sedangkan Yusuf Kardawi tewas karena terkena benda tumpul di kepala. Kapolda Sultra Brigjen Irianto dimutasi jadi Irwil III Itwasum Polri.

Kapolda Sultra akan dijabat Brigjen Merdisyam orang yang berasal dari satuan Intelijen mantan Direktur (C) Sosial dan Budaya Baintelkam Polri.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya