Berita

Mahathir Mohamad/Net

Dunia

Mahathir Mohamad Masih Akan Menjabat Sebagai PM Malaysia Selama Tiga Tahun Lagi?

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2019 | 20:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memastikan bahwa dia akan mundur dari jabatannya sebelum pemilihan umum berikutnya.

"Saya berjanji akan mundur sebelum pemilihan berikutnya dan memberikan jalan kepada kandidat lain," tegas Mahathir saat menggelar dialog di Council on Foreign Relations, yakni sebuah think tank di New York (Kamis, 26/9).

Mahathir tidak menjelaskan tanggal pasti kapan dia akan mundur. Namun dia mengatakan bahwa dia memiliki waktu paling tidak tiga tahun lagi.


Diketahui bahwa pemilihan umum Malaysia selanjutnya baru akan digelar pada tahun 2023.

"Jadi saya mungkin memiliki paling banyak tiga tahun (untuk mundur," sambungnya, seperti dimuat Channel News Asia.

Mahathir yang kini berusia 94 tahun itu menjelaskan bahwa dia perlu menyelesaikan beberapa hal selama tiga tahun yang tersisa itu.

Untuk diketahui bahwa transisi kekuasaan telah menjadi topik yang hangat diperbincangkan sejak dia kembali ke arena politik dan memimpin Pakatan Haparan (PH) untuk mengalahkan Barisan Nasional dalam pemilu tahun lalu.

Di bawah perjanjian PH, pemimpin Partai Keadilan Rakyat, Anwar Ibrahim akan menggantikan Mahathir sebagai perdana menteri berikutnya. Anwar sendiri dibebaskan dari penjara dengan pengampunan kerajaan, beberapa hari setelah kemenangan bersejarah PH dalam pemilihan umum Mei 2018 lalu.

Dalam sejumlah kesempatan, Anwar kerap mengatakan bahwa kesepakatan telah dicapai baginya untuk mengambil alih kekuasaan dari Mahathir sebagai perdana menteri Malaysia setelah dua tahun pasca pemilu.

Sementara itu Mahathir, meski kerap menyebut dirinya sebagai perdana menteri sementara, tidak pernah mengatakan secara terbuka kapan transisi kekuasaan akan dilakukan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya