Berita

Jokowi diingatkan Mardani dalam bersikap terhadap para demonstran/Net

Politik

Mardani Ingatkan Jokowi, Jangan Bungkam Demokrasi Di Era Reformasi

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2019 | 12:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Mardani Ali Sera, meminta Presiden Joko Widodo untuk serius memberikan perhatian terhadap tindakan represif aparat kepada para demonstran yang melakukan aksi di sejumlah daerah.

"Tindakan represif aparat harus menjadi perhatian serius pemerintah Jokowi. Mulai dari kasus mobil ambulans PMI, kekerasan kepada Jurnalis, kekerasan kepada mahasiswa," ungkap Mardani melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (27/9).

"Hingga yang terbaru penangkapan aktivis hingga muncul trending (twitter) dengan hashtag #BebaskanDandhy dan #BebaskanAnandaBadudu. Ke mana nurani?" sambungnya.


Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini turut berkomentar perihal perintah Jokowi terhadap Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir untuk meredam demo mahasiswa.

"Nuwun sewu Pak, nurani tidak bisa diredam, justru lindungi mereka sampaikan aspirasi, biarkan menjadi pengkritik pemerintah dan legislatif," tegas Mardani.

Ia berharap Jokowi lebih arif dalam menyikapi aksi protes para pengunjuk rasa. Jadikan hal tersebut sebagai masukan, bukan dibungkam.

"Demo perlu kita terima sebagai masukan, jangan membungkam demokrasi di era reformasi," pungkasnya.  

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya