Berita

Adhie Massardi (ketiga dari kiri)/Net

Politik

Tak Masalah Jokowi Turun Dulu, Toh Nanti Dilantik Lagi

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 | 16:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gelombang aksi mahasiswa yang terjadi di gedung DPR dan sejumlah wilayah di Indonesia merupakan bentuk ekspresi ketidakpercayaan masyarakat kepada Presiden Joko Widodo.

Aktivis anti korupsi, Adhie Massardi menguraikan, ketidakpercayaan mahasiswa timbul karena tuntutan mencabut sejumlah RUU bermasalah tidak segera ditunaikan.

Menurutnya, kekecewaan mahasiswa merupakan hal yang wajar dan harus disikapi dengan bijaksana. Begitu juga jika ada tuntutan mahasiswa yang memintah Jokowi turun.


Pergolakan yang terjadi akhir-akhir ini merupakan bentuk ketidakpercayaan masyarakat terutama dari kalangan mahasiswa terhadap Presiden Joko Widodo yang menunda pengesahan RKUHP dan mengesahkan RUU KPK.

“Kalau misalnya tekanan itu minta turun duluan saya rasa enggak masalah. Turun aja dulu, toh nanti kan dilantik lagi,” ungkap Adhie Massardi dalam diskusi yang digelar FrontPage Communication dengan tema “Meraba Wajah Kabinet Jokowi Jilid II” di Restoran Dua Nyonya, Cikini, Kamis (26/9).

Ketua umum Perkumpulan Swing Voters (PSV) Indonesia itu menguraikan, seandainya Jokowi turun saat ini, maka pada 20 Oktober nanti mantan walikota Solo bakal menduduki jabatannya lagi. Dia bersama dengan wakil presiden terpilih Maruf Amin bakal dilantik sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

“Karena produk pilpres itu final,” terangnya.

“Jadi Jokowi santai-santai aja, seminggu turun aja nanti dilantik minggu depan. Jabatan ini siapa tahu masuk MURI, jabatan diturunkan kemudian masuk lagi enggak ada masalah,” kelakar Adhie.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya