Berita

Salah satu ambulans milik Pemprov DKI yang diamankan Polda Metri Jaya/RMOL

Politik

Anies Baswedan: Ambulans Diturunkan Untuk Membantu Warga Yang Butuh Pelayanan Kemanusiaan

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 | 13:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keberadaan ambulans milik Pemerintah Provinsi DKI di tengah aksi unjuk rasa tidak dibantah oleh Gubernur Anies Baswedan. Bukan untuk mendukung salah satu pihak, tapi lebih untuk memberi layanan kemanusiaan.

"Siapa pun yang membutuhkan bantuan medis, pasti akan dibantu. Baik aparat keamanan ataupun warga masyarakat. Karena semua statusnya sama yakni Warga Negara Indonesia yang mendapatkan pelayanan kemanusiaan," jelas Anies di gedung Balaikota DKI Jakarta, Kamis (26/9).

Sejauh ini Dinas Kesehatan DKI Jakarta sudah menerjunkan 46 ambulans yang membawa misi kemanusiaan saat terjadi demonstrasi. Para petugas medis yang diterjunkan memang bertujuan untuk memberikan pertolongan bagi mereka yang membutuhkan.


"Jadi kepada seluruh masyarakat jika ada kebutuhan emergency, silakan telepon 112 maka Pemprov DKI akan merespons seluruh layanan," pungkas Anies.

Sebelumnya, sejumlah mobil ambulans sempat diamankan polisi di sekitar Pejompongan, Jakarta Pusat. Ambulans yang diamankan tersebut diduga membawa batu dan bensin untuk digunakan sebagai molotov bagi para demonstran.

Salah satu di antaranya memang milik Pemprov DKI yang dikelola oleh Puskesmas Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Ambulans sisanya lebih banyak berasal dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya