Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Presiden Anggap Upaya Pemakzulan Hanya Lelucon

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 | 12:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggap bahwa upaya peenyelidikan dan pemakzulan terhadapnya adalah lelucon belaka.

Diketahui bahwa upaya penelidikan dan pemakzulan terhadapnya didorong oleh kubu Demokrat dengan tuduhan bahwa Trump telah menyalahgunakan kekuasannnya untuk menekan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk menyelidiki dugaan korupsi yang melibatkan perusahaan milik anak calon rival terkuatnya dalam pemilu 2020 mendatang, yakni Joe Biden di Ukraina.

Trump menyampaikan desakan itu dalam panggilan telepon dengan Zelensky pada tanggal 25 Juli lalu.


Gedung Putih pekan ini mengkonfirmasi bahwa dalam transkrip percakapan telepon itu, memang ada pembahasan soal kemungkinan penyelidikan perusahaan putra Biden, Hunter, di Ukraina.

Ketua DPR dari kubu Demokrat, Nancy Pelosi pada Rabu (25/9) meluncurkan penyelidikan formal terkait hal itu serta dorongan untuk upaya pemakzulan.

Namun Trump membantah bahwa dia telah menyahgunakan kekuasaan. Dia menganggap alasan di balik upaya pemakzulan terhadap dirinya adalah lelucon.

"Mereka mendapat pukulan keras dalam perburuan penyihir ini karena ketika mereka melihat informasi itu, itu adalah lelucon," kata Trump pada konferensi pers, seperti dimuat Channel News Asia (Kamis, 26/9).

"Pemakzulan untuk itu? Kapan Anda mengadakan pertemuan yang hebat atau Anda memiliki percakapan telepon yang luar biasa?" demikian Trump.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya