Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR Bambang Soesatyo/Net

Politik

Jangan Salahkan Mahasiswa, Biang Kegaduhan Bermula Dari DPR Dan Istana

RABU, 25 SEPTEMBER 2019 | 12:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

DPR bersama pemerintah mengebut beberapa RUU pada akhir periode dewan 2014-2019. Satu RUU sudah berhasil disahkan, dan beberapa RUU ditunda setelah mendapat penolakan luas dari masyarakat khususnya mahasiswa.

Satu RUU yang disahkan adalah UU KPK. Sementara empat RUU yang ditunda yaitu RUU KUHP, RUU Pemasyarakatan, RUU Pertanahan dan RUU Minerba.

Pengamat anggaran dan politik Uchok Sky Khadafi mengatakan, kegaduhan ini berawal dari DPR dan pemerintah yang terlihat kejar tayang menuntaskan beberapa RUU.


"Mereka mendesak beberapa RUU tanpa ada partisifasi rakyat, UU yang paling membuat rakyat marah adalah revisi UU KPK," ujar Uchok saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/9).

Dia mengibaratkan, biang kericuhan aksi mahasiswa belakangan, bermula dari DPR sebagai api dan Istana yang menjadi bahan bakar. Revisi UU KPK diusulkan DPR dan Istana menyetujuinya.

"Maka meledaklah. Mereka kira mahasiswa tidak punya kesadaran politik. Mereke pede sekali menggolkan beberapa RUU tersebut tanpa mempedulikan rakyat," terang Uchok.

Diprediksi, kalau DPR dan Istana tidak membatalkan beberapa RUU tersebut, termasuk Presiden Jokowi tidak mengeluarkan Perppu UU KPK, maka gelombang aksi mahasiswa akan terus berlanjut.

"Jangan salahkan mahasiswa, mereka tidak ditunggangi, mekera punya perhatian terhadap bangsa ini," demikian Uchok.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya