Berita

Joko Widodo/Net

Publika

Empati Pada Jokowi?

RABU, 25 SEPTEMBER 2019 | 07:34 WIB

MOELDOKO meminta mahasiswa pendemo memahami kesulitan Pemerintah yang sedang menghadapi masalah Papua dan Karhutla. Artinya mohon agar tidak dibuat lebih sulit dengan kritik dan penolakan masalah revisi UU KPK, RUU revisi KUHP dan lainnya. Ia meminta agar dimengerti langkah Pemerintah untuk akhirnya  menunda revisi KUHP. Jokowi menghadapi situasi yang sulit, kata Moeldoko.

Pernyataan Moeldoko ini lucu dan mengenaskan. Lucu karena pendemo yang menyampaikan aspirasi rakyat diminta untuk memahami kesulitan Pemerintah, sementara Pemerintah justru tidak mau memahami kesulitan rakyat.

Mengenaskan karena bukan berbicara tentang kasus yang dimasalahkan yaitu penolakan revisi UU KPK dan RUU lainnya melainkan belok ke kasus Papua dan Karhutla.


Penderitaan Papua dan kebakaran hutan jadi "rengekan" curhat. Bila kesulitan sudah memang dirasakan sangat berat maka rakyat sebenarnya tidak keberatan jika Jokowi mundur juga. Itu lebih jantan dan elegan Rakyat tidak akan "merengek" untuk minta dipertahankan.

Kesulitan rakyat sudah sangat berat, mulai kenaikan BBM, tarif listrik dan ledeng, pajak, tol mahal, iuran BPJS naik berlipat, usaha ambruk akibat komoditi impor, penggusuran, asap hutan yang sengaja dibakar, hingga nilai Rupiah yang merosot dan kesulitan pekerjaan. Jokowi lebih memanjakan tenaga kerja Cina.

Rakyat sulit mencari keadilan karena keadilan ada "harganya". Sementara Presiden sukanya "selfie" dan pencitraan. Janji-janji angin surga banyak tidak bisa direalisasikan.

Saat menghadapi kritik dan aksi demo yang dulu pernah dikatakan "dirindukan", melalui Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko justru Jokowi minta pengertian dan pemahaman dari mahasiswa.

Ironinya sambil "merengek" juga terhadap demonstran diambil tindakan keras, sehingga banyak mahasiswa luka-luka. Penanganan Pemerintahan Jokowi, melalui aparat kepolisian kasar dan brutal pada para mahasiswa. Gaya seperti ini mengingatkan pada pola penanganan "menghalalkan segala cara". Khas pemerintahan yang mengabaikan aspek-aspek moral.

Pernyataan empati untuk Jokowi terhadap kesulitan yang dihadapi tentu dengan cara beragam. Bisa dengan menghentikan unjuk rasa atau meminta Jokowi untuk menyerahkan jabatannya karena memang tidak mampu memangkunya.

Kekuasaan telah membuat dirinya sulit. Papua jadi tekanan dan kebakaran hutan jadi kecaman. Kasihan Pak Jokowi. Karenanya lebih baik serahkan saja pada yang lain, bapak bebas dari kesulitan dan lebih tenang melanjutkan pekerjaan di kota kelahiran.

Back to nature itu menyehatkan.

Memaksakan diri adalah zalim dan agama memerintahkan agar hamba hambaNya melawan terhadap orang orang yang berbuat zalim.

Oleh Rizal Fadillah


Penulis adalah Pemerhati Politik.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Bripda Nopandri Anggota Polres Katingan Ditemukan Wafat Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:06

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:46

Aipda Endang Karyana Gugur usai Tertabrak Tugas di Tol Joglo

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:39

Bank Mandiri Taspen Gelar Appreciation Night Bersama Media di Pantai Sanur

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:10

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan PJU Mabes

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34

Ulang Tahun, Dasco Ucapkan Selamat untuk Nadiem Makarim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:08

Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial 80 Tahun Pengabdian

Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:44

Partai Demokrat Ajak Publik Terlibat Tentukan Logo HUT ke-25

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:52

Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Ini Jadwalnya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:25

KAI Group Angkut 258,99 Juta Penumpang di Semester I 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:57

Selengkapnya