Berita

Mooen Jae In/Net

Dunia

Presiden Korsel Desak PBB Gantikan DMZ Dengan Zona Perdamaian Internasional

RABU, 25 SEPTEMBER 2019 | 06:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengusulkan agar PBB menciptakan "zona perdamaian internasional" untuk menggantikan perbatasan yang membagi dua Korea.

Usulan itu dia ungkapkan dalam pemaparan visi dalam pidato di Majelis Umum PBB (Selasa, 25/9).

Dalam kesempatan itu, dia meminta masyarakat internasional untuk berkomitmen menunjuk kawasan perdamaian internasional untuk menggantikan Zona Demiliterisasi (DMZ) sepanjang 250 kilometer yang telah memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan selama lebih dari 60 tahun.


Moon menjelaskan, zona tersebut nantinya akan menawarkan insentif tambahan bagi Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un untuk menyerahkan senjata nuklirnya.

"Pembentukan zona perdamaian internasional akan memberikan jaminan institusional dan realistis untuk keamanan Korea Utara," kata Moon.

"Pada saat yang sama Korea Selatan akan dapat memperoleh perdamaian permanen," sambungnya, seperti dimuat Channel News Asia.

Moon menyuarakan harapannya agar zona selebar empat kilometer itu akan menjadi rumah bagi badan-badan PBB yang didedikasikan untuk resolusi konflik dan lingkungan dan akhirnya dinyatakan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO.

"Itu bisa menjadi zona perdamaian internasional dalam nama dan juga substansi," kata Moon.

Dia pun menggarisbawahi, terlepas dari penumpukan militer di setiap sisi Zona Demiliterisasi, secara paradoks, wilayah itu telah menjadi harta karun ekologis yang masih asli.

"Ketika DMZ yang memotong bagian tengah semenanjung Korea diubah menjadi zona damai, semenanjung itu akan berevolusi menjadi negara penghubung yang menghubungkan benua dan lautan serta memfasilitasi perdamaian dan kemakmuran," demikian Moon.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

TNI AL dan Kemhan Belanda Bahas Infrastruktur Bawah Laut Kritis

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:00

Beda Imlek dan Cap Go Meh, Ini Makna dan Rangkaian Tradisinya

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:52

Kabar Baik! Bansos PKH dan Bencana Bakal Cair Jelang Lebaran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:36

KPK Sita 50 Ribu Dolar AS dari Kantor dan Rumah Dinas Ketua PN Depok

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:27

Mengupas Multi Makna Kata 'Lagi'

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:18

Keberadaan Manusia Gerobak Bakal Ditertibkan Jelang Ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:07

Prabowo Diyakini Bisa Dua Periode Tanpa Gibran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:02

KPK Endus Pencucian Uang Korupsi Sudewo Lewat Koperasi

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Selengkapnya