Berita

Andi Arief/NET

Politik

Andi Arief: Besarnya Gerakan Mahasiswa Karena Kecewa Dengan Jokowi

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 16:31 WIB | LAPORAN: ICHSAN YUNIARTO

Pergerakan mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia mengindikasikan adanya kekecewaan terhadap kepemimpinan lima tahun Presiden Joko Widodo.

Hal ini diungkapkan Politikus Partai Demokrat Andi Arief. Menurut Andi, turunnya mahasiswa dari Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Makassar dan daerah lainnya merupakan gerakan protes soal bobroknya Rancangan Undang-Undang saja.

"Awalnya saya menduga gerakan mahasiswa ini semata protes soal UU KPK dan perundangan lainnya. Tapi pada akhirnya saya menduga besarnya gerakan mahasiswa ini karena ada kekecewaan 5 tahun," cuit Andi lewat akun Twitternya, Selasa, (24/9).


Andi menambahkan, hingga saat ini belum ada dan belum pernah gerakan mahasiswa sebesar dan seluas ini.

"Belum pernah ada gerakan mahasiswa sebesar  dan sehebat dan seluas geografis dalam mobilisasi dari kemarin sampai  hari ini. Generasi terdahulu belajar padamu," tegasnya.

Andi juga menyarankan agar Presiden Jokowi bersikap atas tuntutan para mahasiswa.

"Tak ada alasan Pak Jokowi untuk tidak mendengar tuntutan mereka." pungkasnya.

Seperti diketahui, ribuan mahasiswa dari berbagai daerah seperti Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Makassar turun ke jalan.  Mereka mendesak pemerintah untuk membatalkan beberapa Rancangan Undang-Undang (RUU).

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya