Berita

Agus Rahardjo cs saat mengembalikan mandat pemberantasan korupsi ke Jokowi beberapa waktu lalu/RMOL

Politik

Di DPR, Mapak Apresiasi Pengesahan RUU KPK

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 01:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi mahasiswa di gedung DPR tidak hanya bertujuan mengkritisi kerja para dewan. Ada juga kelompok yang mengapresiasi kinerja DPR, khususnya dalam mengesahkan revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK).

Ratusan mahasiswa yang mengapresiasi kerja DPR berasal dari kelompok Mahasiswa Progresif Anti Korupsi (Mapak). Mereka menggelar aksi teatrikal dan membawa sejumlah poster berisi tema “KPK Kuat Yes! Tanpa Pengawasan No!”.

"Kami mengapresiasi DPR yang telah mengesahkan UU KPK agar lebih kuat dalam penegakan korupsi," kata Koordinator Aksi Ahmad Faiz di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/9)


Dalam aksi ini, mereka turut mendorong agar DPR mendesak pemerintah untuk segera melantik pimpinan KPK baru yang sudah terpilih. Sebab, pimpinan yang ada saat ini sudah tidak pantas lagi menukangi KPK. Ini lantaran tiga pimpinan sudah menyerahkan mandat kepada Presiden Jokowi.

“Tolong percepat pelantikan pimpinan KPK terpilih. Kami mendukung pimpinan KPK yang terpilih ini," kata dia.

Selain itu, Mapak turut mendesak pembubaran Wadah Pegawai KPK yang sudah melenceng dan mengurusi dunia politik. WP KPK dinilai memiliki agenda politik yang menghambat tugas pemberantasan korupsi KPK.

"Bubarkan WP yang penuh kepentingan,” kata Faiz.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya