Berita

Massa aksi dari Koalisi Masyarakat Madani Anti Korupsi/Net

Politik

Buat Gaduh, Segera Bubarkan Wadah Pegawai KPK

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 | 17:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Revisi UU KPK yang sudah disahkan DPR diyakini akan memperkuat agenda pemberantasan korupsi ke depan.

Keyakinan itu disampaikan massa aksi Koalisi Masyarakat Madani Anti Korupsi di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (23/9). Mereka mendukung komisioner KPK yang terpilih dan dukung revisi UU KPK.

"Kami optimis revisi UU ini akan semakin memperkuat KPK ke depan baik dari segi kewenangan maupun kelembagaan, terlebih lagi di bawah komando pimpinan yang baru," ujar koordinator aksi, Dion, Senin sore.


Selain itu, dalam orasinya Dion juga mendorong agar Presiden Jokowi mempercepat pelantikan terhadap Firli Bahuri dkk, agar berbagai polemik di tubuh KPK segera diakhiri.

Soal Wadah Pegawai KPK yang banyak menjadi sorotan, Dion menegaskan bahwa wadah tersebut sarat dengan kepentingan politik dan harus segera dibubarkan.

"Bagi kami, Wadah Pegawai KPK ini sarat dengan kepentingan oknum yang mau merusak internal KPK, serta menciptakan polemik dan kegaduhan yang mengganggu agenda pemberantasan korupsi, maka harus dibubarkan," tegasnya.

Aksi unjuk rasa Koalisi Masyarakat Madani Anti Korupsi berjalan dengan damai, dan ditutup dengan pembacaan tuntutan dari orator lain yaitu Ferdio.

"Kami dengan tegas mendukung UU KPK yang telah direvisi, kedua percepat pelantikan pimpinan KPK yang sudah terpilih, dan ketiga bubarkan Wadah Pegawai KPK," tutupnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya