Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Reputasi Jokowi Memburuk, Salah Si Aktor Atau Sutradara Di Belakangnya?

SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 | 08:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Reputasi tercipta dari keberhasilan individu memengaruhi orang lain untuk percaya. Bila cerita sudah tidak menarik kemudian gagal pula pengaruhi orang lain, maka reputasi individu tersebut diambang ketidakpopuleran.

Begitu disampaikan Analis Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio memandang posisi Jokowi dalam dinamika politik nasional belakangan ini.

Menurut, founder lembaga survei KedaiKopi ini menyatakan bila gagal di satu cerita bukan berarti kiamat lantaran reputasi langsung buruk.


"Caranya gimana? Ya, bikin cerita lain. Beda topik tapi punya daya gedor strong," kata Hensat melalui akun twitter resminya, Senin (23/9).

Ia mencontohkan. Misal Jokowi dinilai telah gagal mengkontrol reputasi RUU KUHP atau bahkan gagal di cerita Karhutla dan sepatu kotor, maka harus segera ada cerita baru.

Untuk hal ini Presiden Jokowi sebenarnya pada Minggu (22/9) kemarin mengajak cucunya Jan Ethes berjalan-jalan menikmati udara segar. "Tapi nampaknya ini berakhir kontroversial, kecuali reputasi sebagai kakek ramah cucu," kata Hensat.

Meski demikian, kegagalan dalam cerita yang ada kaitannya dengan reputasi, tidak melulu salah si aktor. Bisa jadi sutradara yang salah dalam mengarahkan.

"Tapi sutradara harus menanggung beban kegagalan ini yang dapat berimbas pada kepuasan publik. Nah, siapakah sutradaranya?" tanya Hensat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya