Berita

Presiden ASEAN Muslim Students Association (AMSA), Sapwan Noor/Net

Politik

Presiden AMSA: RUU KPK Upaya Bersama Perkuat Pemberantasan Korupsi

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2019 | 14:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengesahan revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi merupakan bagian dari upaya bersama dalam memperkuat KPK.

DPR dengan tegas membuat usulan agar komisi antirasuah tersebut diperkuat. Sementara sikap Presiden Jokowi sudah terang benderang mendukung pemberantasan korupsi semakin sistematis.

Begitu tegas Presiden ASEAN Muslim Students Association (AMSA), Sapwan Noor dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/9)


"Presiden Jokowi sudah terang sikapnya, korupsi ke depan harus diberantas dengan sistem yang kuat. Tidak berifat temporer dan insidental. Tapi terstruktur, sistematis dan masif,” ungkapnya.

Kepada elemen masyarakat yang terus menyuarakan penolakan RUU dengan alasan bakal melemahkan KPK, Sapwan meminta untuk berintrospeksi diri. Jangan sampai mereka merasa menjadi yang paling antikorupsi.    

“Agenda pemberantasan korupsi ini jadi agenda bersama, jangan merasa paling antikorupsi sehingga merasa paling berhak dan paling benar bicara soal KPK,” tegasnya.

Menurut Sapwan, penolakan terhadap upaya revisi UU KPK justru akan melemahkan lembaga yang kini masih dipimpin Agus Rahardjo cs. Padahal substansi dari revisi belum tentu demikian.

"KPK harus kita perkuat, secara personalia KPK sekarang sudah diisi oleh orang-orang kuat dan berintegritas, maka kita tinggal kuatkan sistemnya melalui pembaruan UU KPK,” tegas alumni pascasarjana UIN Jakarta ini.

Lebih lanjut, Sapwan menyampaikan ucapan selamat kepada Komisioner KPK terpilih. Dia berharap Firli Bahuri cs dapat teguh memegang komitmen pemberantasan korupsi dan fokus menjalankan tugas sesuai UU yang berlaku.

"Kami ucapkan selamat kepada Irjen Pol Firli Bahuri cs. Tetap fokus menjalankan tugas, wewenang dan fungsi secara benar, karena harapan pemberantasan korupsi ada di tangan KPK,” pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya