Berita

Anies Baswedan pastikan DKI Jakarta dukung program KB/RMOL

Nusantara

Dukung Program Keluarga Berencana, Anies: Jakarta Siap Jadi Yang Pertama

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 | 12:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Keluarga Berencana (KB) telah mengalami perjalanan yang cukup panjang di Indonesia. Pada tahun 50-an program ini banyak ditentang oleh masyarakat karena dianggap asing.

Namun setelah memasuki tahun 70-an, program ini mulai dilirik dan menunjukan perubahan yang positif. Saat ini, program KB sudah menjadi sesuatu yang normal di masyarakat.

Demikian yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menutup Kegiatan Penggalangan TNI Manunggal Keluarga Berencana (KB) Kesehatan Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019, Rabu (18/9).


"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kodam Jaya yang sudah terlibat langsung dalam kegiatan penggalakkan KB," ungkap Anies di Halaman Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Rabu (18/9).

"Kita menyadari pentingnya program KB untuk bisa membangun keluarga yang berketahanan, anaknya tumbuh berkembang, dan nantinya bisa menjadi pribadi-pribadi mandiri yang memberikan manfaat bagi masyarakat,"
sambung Anies.

Tentunya, lanjut Anies, semua itu tidak terjadi secara otomatis. Harus dengan perencanaan yang baik. Dan, KB adalah salah satu langkah awal untuk bisa menuju ke sana.

Anies menambahkan tantangan hari ini pun telah bergeser dan lebih rumit. Katanya, bila dulu hanya bicara soal pengendalian penduduk maka saat ini akan ditenemukan kompleksitas masalah kesehatan.

"Dengan perkembangan medis dan sains, akan terlihat konsekuensi dari perencanaan yang tidak matang. Maka Jakarta siap kerja bersama untuk program KB ini," jelas Anies.

"Bahkan bila ada inovasi terbaru, Jakarta siap untuk menjadi yang pertama," pungkas Anies. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya