Berita

AMPI bagi bunga mawar/Net

Politik

Lawan Hoax, Warga Papua Bagi Seribu Mawar Di Depan Istana

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 | 01:02 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Papua Indonesia (AMPI) menggelar aksi damai di depan Istana Negara, Selasa (17/9).

Dalam aksinya, massa AMPI membagikan seribu bunga mawar kepada masyarakat dan mengimbau masyarakat Indonesia, khususnya warga Papua yang berada di Jakarta dan bumi Cenderawasih untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta agar tidak terprovokasi berita hoax.

"Saat ini banyak provokator-provokator yang sengaja menebar kebencian menggunakan isu rasisme dengan menebar informasi hoax. Kami minta masyarakat menjaga Papua tetap damai, jangan terprovokasi tetap jaga persatuan," ungkap koordinator aksi, Dollint J Numberry.


Menurutnya, hoax menjadi momok dan sebagai alat untuk memecah belah bangsa, khususnya di Papua. AMPI pun mengajak masyarakat Papua agar tidak termakan lagi hoax isu rasisme. Mereka juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu melawan para provokator.

"Ada pihak-pihak yang sengaja ingin bumi Cenderawasih terus memanas dan terpecah belah. Berbagai cara dilakukan agar situasi Papua tidak kondusif," katanya.

Dalam aksi ini, mereka juga mendorong aparat keamanan untuk menangkap pegiat HAM, Veronica Koman yang dituding sebagai salah satu dalang rusuh di Papua.

"Tangkap provokator Veronika S Koman, jangan berlindung di ketiak asing," imbuhnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya