Berita

Karhutla/Net

Politik

Tahun 2015, Indonesia Alami Kerugian Rp 221 Triliun Akibat Kebakaran Hutan

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 | 15:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly menyoroti dampak kerugian ekonomi dari kebakaran hutan di wilayah yang terkena dampak.

"Terjadinya kebakaran hutan dan lahan ini sangat berdampak pada aktivitas dan aksesibilitas ekonomi masyarakat. Sebagian masyarakat terganggu baik dalam operasional produksi barang ataupun dalam hal perdagangannya," ujar Junaidi, Selasa (17/9).

Data dari Bank Dunia memperkirakan kerugian akibat dari bencana kebakaran hutan dan kabut asap pada tahun 2015 mencapai senilai Rp 221 triliun.


Dampak bencana kebakaran hutan dan kabut asap meliputi sektor kesehatan, pendidikan, penghidupan masyarakat di wilayah terdampak dan beberapa sektor lainnya.

"Persoalan kebakaran hutan tidak hanya berkaitan dengan lingkungan dan kesehatan saja, tapi kompleks termasuk di dalamnya terkait ekonomi masyarakat yang perlu menjadi perhatian bersama," sebut Junaidi dalam keterangnnya.

Legislator PKS asal Lampung ini berharap pemerintah segera melakukan langkah kongkrit dalam menyelesaikan dampak ekonomi yang timbul dari kebakaran hutan dan lahan ini.

"Jika pemerintah tidak responsif dalam menyelesaikan masalah ini, maka dikhawatirkan dapat mengganggu kesejahteraan masyarakat sekitar," tutup Junaidi.

Saat ini, tahun 2019, kabut asap akibat kebakaran hutan dan kabut masih saja terjadi di tanah air, khususnya di pulau Sumatera dan Kalimantan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya