Berita

Kapolres Jaksel (kanan)/RMOL

Presisi

Penjelasan Kapolres Jaksel Tidak Tangkap Terduga Provokator Aksi Di KPK

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 | 02:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aksi yang digelar Aliansi Pemuda dan Mahasiswa NKRI dalam mendukung revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di depan Gedung Merah Putih KPK pada Jumat (13/9) siang berujung ricuh.

Kericuhan terjadi saat massa mulai merangsek masuk ke Gedung Merah Putih KPK berusaha mencopot kain hitam yang menutupi logo KPK sejak Minggu (8/9) lalu.

Namun demikian, ada insiden janggal dalam kericuhan tersebut. Pasalnya, polisi seolah melakukan pembiaran saat seorang massa aksi meluapkan amarah dengan berteriak-teriak hingga menunjukkan jari ke arah pegawai KPK yang berdiam diri di lobi gedung.


"Hey hey hey!” teriak seorang massa aksi yang belum diketahui identitasnya itu.

Sesekali pihak keamanan mencoba menenangkan pemuda itu. Namun, tidak dilakukan penangkapan terhadap pemuda tersebut.

Ketika suasana mulai berangsur kondusif, pemuda itu kembali berjalan ke arah gedung KPK dan berteriak-teriak sambil menunjuk-nunjuk kearah keumunan pegawai KPK yang di lobi gedung KPK.

Pegawai KPK yang menyaksikan pemuda itu meminta aparat kepolisian untuk mengamankannya. Namun petugas kepolisian yang juga berjaga-jaga di depan gedung KPK justru meminta mereka untuk mundur lantaran sesekali massa aksi lainnya melempari batu ke arah gedung KPK.

Kemudian, pemuda itu kembali ditenangkan oleh pihak kepolisian. Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, terhitung dua hingga tiga kali pemuda itu berteriak berusaha merangsek masuk ke gedung KPK.

Hingga akhirnya, untuk kesekian kali pemuda tersebut ditenangkan polisi. Setelah aksinya berlalu pria tersebut membonceng seorang temannya yang membawa motor dan pergi meninggalkan lokasi begitu saja.

Terkait hal itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama meluruskan mengenai sikap yang diambil aparat kepolisian dalam mengawal aksi ricuh.

"Kita ada beberapa metode juga berdasarkan kekuatan personil yang ada. Situasinya ada penyeimbangan khusus," kata Bastoni.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa aparat kepolisian akan mendalami pemuda yang disebut-sebut sebagai provokator dan massa aksi yang membuat kericuhan menjadi-jadi.

"Pelakunya kita cari. Nanti akan kita lihat baik dokumentasi atau foto, video pelakunya akan kita identifikasi kemudian bukti-bukti lainnya akan kita kumpulkan," kata Bastoni.

Sebelum kerusuhan memuncak, massa aksi membakar karangan bunga dihalaman gedung KPK hingga aparat kepolisian sempat menembakan gas air mata kearah massa aksi. Akibat aksi ini, sejumlah pembatas jalan dan tulisan KPK dirusak massa.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya