Berita

Luthfi Jayadi Kurniawan/Net

Politik

Ini Jurus Luthfi Jayadi Berantas Praktik Korupsi

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2019 | 00:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon pimpinan KPK Luthfi Jayadi Kurniawan ingin ada perubahan sistem di lembaga antirasuah jika dia terpilih menjadi salah satu pimpinan untuk periode 2019-2023.

Ia pun mengusulkan porsi pencegahan di KPK lebih besar, yaitu 60 persen penindakan yang saat ini terjadi dikurangi menjadi 40 persen.

"Saya menyatakan bahwa kebutuhan KPK ke depan adalah kebutuhan pencegahan, bukan hanya penindakan. Harus diseimbangkan. Bisa saja 40 persen penindakan 60 persen pencegahan," ujar Lutfhi di Ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9).


Selama 17 tahun berdiri, KPK dianggap telalu mengedepankan penindakan dibandingkan pencegahan namun hasilnya belum mampu menekan praktik korupsi.

Cara pencegahan korupsi di Indonesia pun harus diubah dengan mengedepankan pendekatan perbaikan moral dan perilaku, yakni melalui pendekatan psikologis dan kebudayaan.

"Ini untuk memperbaiki moral dan perilaku butuh pendekatan psikologis dan kebudayaan. Termasuk KPK harus efektif, bukan menakutkan," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya