Berita

Capim petahan KPK Alexander Marwata saat jalani fit and proper test/RMOL

Politik

Alexander Marwata: Jumpa Pers Saut Soal Pelanggaran Etik Firli Sepihak

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 13:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jumpa pers Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang soal dugaan pelanggaran etik berat calon pimpinan KPK saat bertugas di Deputi Penindakan KPK, Firli Bahuri menjadi perdebatan dalam uji kepatutan dan kelayakan di DPR RI.

Adalah Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata yang menjalani wawancara sebagai capim KPK petahana yang dicecar Anggota Komisi III terkait hal tersebut.

Secara mengejutkan, Alexander mengaku tidak semua pimpinan KPK mengetahui rencana konferensi pers Saut Situmorang tersebut.


"Preskon itu memang tidak diketahui oleh seluruh pimpinan, Pak Agus (Ketua KPK) kemarin itu di Jogjakarta, saya dan Bu Basaria sebetulnya ada di kantor," ujar Alex di Ruang Komisi III, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9).

Alex hanya membenarkan bahwa ada permintaan dari Penasihat KPK, Mohammad Tsani Annafari untuk membuka hasil penyelidikan terkait dugaan pelanggaran etik Firli Bahuri.

"Ada surat ke pimpinan itu dari Pak Tsani yang minta pimpinan buka ke publik hasil dari pengawasan audit internal yang menyatakan bahwa ada pelanggaran berat dilakukan Firli," jelasnya.

Alex menjelaskan, setelah ada permintaan itu kemudian pimpinan KPK melakukan klarifikasi dengan memanggil langsung Firli.

Dari hasil klarifikasi itu kemudian disepakati kasus itu ditutup dan Pimpinan KPK menyatakan sepakat mengembalikan Firli kepada Polri dan diberhentikan dengan hormat dari jabatan Deputi Penindakan.

"Karena Firli ketika ditarik ke Polri, itu kami berlima mengembalikan yang bersangkutan dengan pemberhentian dengan hormat. Tidak ada catatan lain," tukasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya