Berita

SBY melayat Habibie/RMOL

Politik

Habibie Wafat, SBY Mengaku Kembali Kehilangan Orang Terdekat

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 10:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku kehilangan sosok yang penting bagi dirinya atas wafatnya Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie.

Menurut SBY, Habibie bukan hanya bapak reformasi dan bapak demokrasi, melainkan bapak teknologi.

"Hari ini Bangsa Indonesia berduka dan kita kehilangan lagi salah satu putra terbaik bangsa Bapak Habibie," ucap SBY kepada wartawan usai takziah di rumah duka, Jalan Patra Kuningan VIII, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (12/9).


"Saya memiliki kedekatan secara pribadi, baik sebelum beliau menjadi presiden, terutama di era reformasi juga setelah saya menjadi presiden dan bahkan ketika kami berdua tidak lagi berada di pemerintahan," tambahnya.

Bahkan, SBY mengaku kembali berasa kehilangan setelah istrinya Ani Yudhoyono dan ibunya Siti Habibah wafat beberapa waktu lalu. Kata SBY, dia semakin dekat dengan Habibie setelah Ani Yudhoyono wafat.

"Oleh karena itu secara pribadi saya sungguh kehilangan, tetapi saya yakin bahwa keputusan Allah SWT inilah keputusan terbaik. Saya sebagai sahabat beliau, adik beliau ikut mendoakan semoga Pak Habibie hidup tenang di sisi Allah SWT, itu saja para sahabat terima kasih," pungkasnya.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, SBY bertakziah ke rumah duka BJ Habibie ditemani oleh dua putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ibas Yudhoyono juga dua menantunya. Mereka hadir sekitar pukul 09.30 WIB dan keluar dari rumah duka sekitar pukul 09.40 WIB.

BJ Habibie meninggal dalam usia 83 tahun. Habibie meninggal pukul 18.05 WIB setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta

Almarhum akan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta persis di sebelah makam Ibu Ainun Habibie. Makam ini sudah dipersiapkan Habibie sejak Ibu Ainun meninggal dunia tahun 2010 lalu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya