Berita

Massa menggelar aksi di Taman Pandang Istana/Ist

Politik

Dorongan Agar Jokowi Setujui RUU KPK Terus Mengalir

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 04:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sejumlah elemen masyarakat terus mendesak kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menyetujui usulan DPR merevisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pada Rabu (11/9), ada dua kelompok masyarakat yang menyuarakan dorongan itu dengan berunjuk rasa di Taman Pandang Istana, Jakarta. Kedua kelompok itu adalah Jaringan Aktivis Mahasiswa Indonesia (JAM Indonesia) dan Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD).

Koordinator JAM Indonesia, Mahmud Tamher menguraikan alasan kelompoknya mendukung RUU KPK. Mereka berpandangan tujuan dari revisi baik, yaitu untuk memperkuat KPK sebagai lembaga independen.


“Ini justru memperkuat KPK menjalankan fungsinya sebagai lembaga negara yang independen," kata Mahmud dalam keterangan tertulisnya.

Sembari mengibarkan bendera Merah Putih, kelompok JAM Indonesia terus menyuarakan dukungan kepada Jokowi untuk menerbitkan surat presiden (surpres) tanda setuju UU KPK direvisi.

Sementara aksi unik dilakukan MPD di tempat yang sama tapi waktu berbeda. Dalam aksi ini, mereka mengenakan pakaian layaknya superhero.

Namun kostum superhero tersebut bukan berasal dari karakter jagoan Marvel maupun DC Comic, melainkan tokoh jagoan dalam negeri, Gundala, Si Buta Dari Gua Hantu, Wiro Sableng, Gatot Kaca, dan Pandawa Lima.

Seperti JAM Indonesia, MPD juga menyuarakan dukungan agar UU KPK yang berusia lebih dari 17 tahun direvisi.

Mereka mendesak Jokowi setuju revisi UU KPK dengan alasan mendukung keberadaan Dewan Pengawas KPK. Tujuannya, agar komisi anti rasuah tetap Independen dan bebas dari intervensi politik.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya