Berita

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon/RMOL

Politik

Fadli Zon Minta Jokowi Tidak Omong Kosong Tangani Papua

RABU, 11 SEPTEMBER 2019 | 15:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kaukus anggota DPR untuk Papua menggelar rapat dan serap aspirasi dengan tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat membahas penerapan otonomi khusus (otsus) di Bumi Cendrawasih.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon di ruang delegasi Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9).

"Kami menyelengarakan suatu rapat, tim pemantau otsus Papua bersama rekan-rekan dari kaukus DPR untuk Papua. Yaitu Pak Robert Kardinal, Pak Jimmy Demianus, dan kawan-kawan lain dari Papua dan Papua Barat," ujar Fadli usai pertemuan.


Pertemuan itu, dikatakan Fadli, turut membahas soal beberapa kejadian terkini di Papua yang dikesankan sudah sangat memamanas.

Bagi Fadli, Presiden Joko Widodo perlu melakukan pembicaraan menyeluruh bersama masyarakat adat Papua yang dalam catatannya ada 7 wilayah adat dengan 280 suku.

"Itu mungkin bisa bermusyawarah siapa tokoh-tokohnya yang bisa bicara dan diharapkan ada intervensi kebijakan yang tepat di sana. Melalui suatu proses dialogis, Presiden perlu bicara dengan orang-orang yang tepat dan mungkin kehadiran di sana diperlukan," jelasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan, untuk menghindari cara lama dalam mengayomi masyarakat Papua,  khususnya, cara-cara seremonial dan lips service atau omong kosong.

"Garis besarnya adalah sekarang bagaimana mengembalikan agar damai dan tidak ada lagi korban atau insiden-insiden baru," tukasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya