Berita

Almarhum Anton Issoedibyo/Istimewa

Publika

Mengenang Almarhum Anton Issoedibyo

RABU, 11 SEPTEMBER 2019 | 12:32 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

INDONESIA kehilangan lagi satu musisi terbaiknya: Dr Anton Issoedibyo. Pencipta lagu serta pendiri dan pemimpin group band Geronimo yang dulu sangat populer ini meninggal dunia Selasa (10/9) malam pukul 22.45 di RS Pondok Indah, Jakarta.

Di era 1980-an, almarhum populer sebagai pencipta lagu. Namanya makin mencorong saat meluncurkan album Lady, hasil kolaborasinya bersama Fariz RM dan Grup Musik Symphony di bawah label Sky Record (1982). Lagu Lady ciptaannya yang dibawakan Harvey Malaiholo itu, bahkan meraih tempat teratas di Festival Lagu Internasional di Budokan, Tokyo, Jepang, dengan mengantongi Kawakami Awards.

Geronimo kelak tumbuh besar menjadi brand komunitas orang muda kreatif. Ia punya puluhan anak didik yang ditandai dengan kelahiran Geronimo I hingga V. Dari grup vokal ini hadir sejumlah penyanyi solo terkenal.


Saya bersahabat dengan Mas Anton sejak remaja. Dan, sempat pula bertetangga di daerah Tomang pada tahun 70-an.

Keluarga Mas Anton adalah keluarga dokter. Kakaknya, Dr Sonny, suami penyanyi Rafika Duri. Kelak, putera saya dr Yassin menjadi teman sejawat dr Ari Kesuma, adik Mas Anton.

Info Mas Anton masuk RSPI dua hari lalu saya peroleh dari dr Yassin yang mendapat kabar dari dr Ari.

Mas Anton memang sudah sekian lama menderita sakit. Namun selama menderita sakit itu, dia  aktif mengirim mutiara hidup setiap pagi. Sejak masih zaman BlackBerry, hingga beberapa lama berselang.

Saya teringat masa-masa Cek & Ricek baru berdiri di akhir 90-an. Kegiatan bakti sosial kantor bekerjasama dengan Mas Anton. Seperti acara sunatan massal, misalnya. Acara ini komplet karena setelah anak-anak dikhitan oleh tim Mas Anton, dihibur pula dengan pertunjukan musik. Ia memang dikenal luas sebagai dermawan.

Dua hari lalu Mas Anton masuk rumah sakit karena keluhan sesak napas. Tak dinyana itulah menjelang hari terakhirnya.

“Mas Anton sempat dirawat dua hari di RS”, kata dokter Ari Kesuma.

Almarhum meninggal dalam usia 69 tahun, meninggalkan 7 putera puteri dan 4 cucu.

Jenasah almarhum dikebumikan Rabu (11/9) ba’da Dzuhur di TPU Jeruk Purut. Para pelayat di rumah duka Jalan BDN II/ 58 Cilandak datang dari pelbagai kalangan yang menggambarkan keluasan pergaulan almarhum semasa hidup.

Selamat jalan Mas Anton. Anda orang baik. Semoga Allah SWT memberimu tempat lapang, nyaman, dan indah di sisi-Nya.  

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya