Berita

Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

AHY Dukung Rencana Jokowi Pindahkan Ibu Kota Ke Kalimantan Timur

SABTU, 07 SEPTEMBER 2019 | 22:25 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku mendukung wacana pemerintah memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Ia meyakini, pemerintah akan terus melakukan kajian kajian yang mendalam, sehingga apapun yang diputuskan dapat benar-benar mengakomodasi berbagai pandangan dan masukan dari berbagai elemen, termasuk dari komunitas akademisi dan juga ekonom dan para ahli.

"Kita semua mengikuti dan sepatutnya kita mengikuti, karena ibu kota milik kita semuanya, ibu kota negara tentunya kita harus punya kepedulian pemindahan ibu kota, sebetulnya sudah terjadi sejak jaman pemerintahan Presiden Soekarno dan terus bergulir," begitu dikatakan AHY ditemui usai mengisi kuliah umum, di Universitas Pasundan, Jl. Tamansari, Bandung, Sabtu (7/9).


AHY berharap, agar semua tujuan dari pemindahan Ibu Kota itu tercapai dengan baik, hal itu tergantung pada kemampuan negara, kemampuan ekonomi negara.

"Yang jelas kita ingin menghadirkan sebuah ekosistem yang baru dan baik pula. Jadi memindahkan ibu kota tentu tidak hanya meliputi aspek pemilihan, ini struktur saja tetapi sebuah sistem kehidupan yang juga harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, ekosistem yang positif," ujar AHY.

"Karena kita tidak ingin gagal. Jangan sampai itu dalam jangka panjang kemudian permasalahan-permasalahan itu muncul. Itulah mengapa saya mendukung segala upaya yang dilakukan oleh pemerintah," jelasnya.

Lebih jauh, AHY juga medukung segala upaya yang dilakukan pemerintah, termasuk pihak-pihak yang memberikan masukan-masukan terbaik. Dengan harapan rancangan bangunan Ibu Kota akan benar-benar solid dan bisa dieksekusi dengan sebaik-baiknya, tanpa menghadirkan permasalahan sosial yang tidak diperlukan dikemudian hari.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya