Berita

Nasir Djamil/RMOL

Politik

Jangan Sebut Esemka Mobil Nasional, Indonesia Punya Pengalaman Buruk Di Masa Orde Baru

SABTU, 07 SEPTEMBER 2019 | 19:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

RMOL. Klaim mobil Esemka sebagai produksi nasional dinilai prematur. Pasalnya, mobil Esemka yang disebut-sebut sebagai produk dalam negeri itu masih dipertanyakan orisinalitasnya.

"Harus diketahui komponenan mobil esemka apakah lokal atau dari luar. Kemudian ciri-cirinya seperti apa, apakah sama dengan mobil di luar. Gak boleh buru-buru juga menetapkan esemka sebagai mobil nasional," kata Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil kepada wartawan seusai mengisi diskusi publik di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9).

Politisi PKS ini mengatakan, rencana mobil yang diklaim sebagai produk lokal lalu dijadikan mobil nasional itu pernah terjadi saat era Orde Baru. Menurut Nasir, pemerintah kala itu terlalu tergesa-gesa dan mengecewakan.


"Kita punya pengalaman buruk ketika masa orde baru, yang tidak lain adalah putra presiden sendiri. Karena itu harus hati-hati kita," kata Nasir.

Selain itu, orang 'sekitar presiden' juga diminta hati-hati dan jangan hanya mencari muka agar dapat imbalan dengan mengusulkan mobil Esemka menjadi mobil nasional.

"Itu harus diuji dulu. Karena mobil nasional loh, karena mobnas seluruh provinsi dan merasa mobil mereka," kata Nasir.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya