Berita

Bahas Badai Dorian/Net

Dunia

Indonesia Bisa Belajar Dari Cara AS Tangani Badai Dorian

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 23:11 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Badai Dorian yang dijuluki sebagai monster bakal menerjang sejumlah negara bagian di Amerika Serikat, antara lain Carolina Selatan dan Utara mulai hari Kamis (5/9) ini sampai Jumat (6/9) waktu setempat.

Badai ini sebelumnya menghantam Kepulauan Bahamas pada Minggu (1/9) dengan kategori lima yang sangat mengerikan dampaknya.

Diperkirakan, angin berkecepatan sangat tinggi, Badai Dorian dengan kategori tiga juga akan mendatangkan banjir yang cukup parah di sejumlah wilayah di AS.


Namun yang mengagumkan dari negara adidaya seperti Amerika Serikat adalah mereka memiliki alat deteksi dini yang sangat canggih terkait bencana alam, seperti badai ini, kemudian memberi nama pada badai-badai itu.

Sehingga, seminggu bencana itu datang, dari mulai presiden, kementerian-kementerian terkait, termasuk FEMA dan Kementerian Pertahanan (Pentagon), sampai ke gubernur di masing masing negara bagian yang wilayahnya akan diterjang bencana alam ini, sudah melakukan berbagai persiapan.

Militer Amerika sudah sejak seminggu lalu, menyiapkan semua bentuk bala bantuan, utamanya pesawat Hercules dan Helikopter, yaitu untuk evakuasi dan pendistribusian makanan, obat-obatan dan kebutuhan mendasar bagi para korban bagi para korban Badai Dorian ini.

Termasuk, memberikan peringatan kepada warga mereka untuk bersiap-siap dan segera mengungsi.

Peringatan itu juga termasuk agar masing-masing keluarga tidak meninggalkan hewan piaraan mereka sendirian dirumah saat mereka mengungsi.

Kesiapan AS menghadapi Badai Dorian misalnya, menimbulkan tanda tanya besar tentang kapankah Indonesia bisa meniru itu?

Kerap kali yang terjadi di sini adalah kecolongan, misalnya alibi rusaknya alat early warning system atau sistem peringatan dini.

Lalu pengungsi di sinipun, sering kali harus sangat darurat ditampung di barak-barak yang sangat seadanya.

Tapi, walau demikian, tetap ada yang sangat membanggakan di Indonesia jika terjadi bencana alam yaitu kesigapan aparat keamanan dari TNI dan Polri untuk segera turun membantu ke lokasi bencana.

Indonesia, lewat Instansi terkait yang bertugas menangani bencana alam, bisa banyak belajar dari cara AS menangani bencana alam.

Badai Dorian misalnya, si monster yang sudah meluluh-lantakkan Kepulauan Bahamas secara sangat mengerikan hari Minggu (1/9) lalu, yang selama 2 hari ke depan akan menerjang Amerika.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya