Berita

Ilustrasi KPK/Net

Politik

Gerindra: Aneh Kalau KPK Tolak Revisi UU Tipikor

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 13:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Seluruh fraksi partai politik di DPR RI telah menyetujui Revisi UU 30/2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menjadi usulan inisiatif dari DPR RI.

Belakangan, Jurubicara KPK, Febri Diansyah menyebutkan revisi tersebut tidak dibutuhkan. Bahkan, KPK tidak pernah dilibatkan dalam rencana revisi tersebut.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III Fraksi Gerindra, Desmond Junaidi Mahesa menegaskan, penentuan sebuah UU itu direvisi atau tidak itu merupakan kewenangan DPR dan Pemerintah.


"KPK itu siapa sih? KPK itu pelaksana undang undang, bukan pembuat undang undang. Ini kan yang aneh KPK menolak," ujar Desmond, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9).

Adapun, salah satu poin yang akan direvisi dalam UU ini adalah penyadapan harus mendapat izin dari Dewan Pengawas KPK.

Desmond menyebut memang dewan pengawas KPK hingga saat ini belum ada. Sehingga, melalui revisi itu diharapkan KPK tidak lagi berjalan tanpa pengawasan.

"Pertanyaannya hari ini ada pengawas KPK enggak di sana? Penasehat dan pengawas itu akan kita konkritkan, akan kita clear kan lebih konkrit. Ini yang nanti akan kita rumuskan saat debat di parlemen," jelasnya.

Hanya saja, Desmond tidak bisa memberi jawaban pasti saat disinggung pengisian jabatan dewan pengawas KPK itu akan diisi oleh siapa dan dari mana.

"Kami juga Fraksi Partai Gerindra minta masukan kepada siapapun tentang yang paling layak menjadi pengawas KPK itu siapa," tukasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya