Berita

Nikita Mirzani/Net

Nusantara

Disebut Cepu Polisi, Nikita Mirzani: Ibu Tahu Darimana Saya Cepu?

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 07:17 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Aktris sensasional Nikita Mirzani menantang Pengacara Elza Syarief membuktikan tuduhan yang menyebut dirinya adalah seorang cepu alias informan polisi. Apalagi tuduhan tersebut tentang kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan artis

"Ibu Elsa tahu dari mana nyai cepu? Ada bukti ibu? Adakah artis yang nyai kenal baik dekat ketangkap narkoba?," ungkap Nikita Mirzani lewat akun Instagram Story miliknya, Rabu (4/9).

Dilansir dari RMOLSumsel, pemain film Nenek Gayung itu menegaskan bahwa teman dekatnya tidak ada yang terjerat kasus narkoba. Oleh sebab itu, Nikita Mirzani meminta Elza Syarief jangan menyebar fitnah.


"Teman-teman artis nyai semua pekerja keras yang ga butuh narkoba, jangan fitnah itu ga baik bu," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Elza Syarief curiga Nikita Mirzani adalah seorang cepu alias informan polisi. Hal tersebut diungkapkannya di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/9).

"Katanya, saya enggak tahu benar apa enggaknya, katanya dia cepu (informan). Saya enggak tahu itu apa," kata Elza Syarief.

Atas dasar tersebut, Elza Syarief semakin curiga bahwa Nikita Mirzani juga kebal hukum. Sebab menurutnya, banyak laporan terhadap Nikita Mirzani yang kandas di tengah jalan. "Dia seakan-akan kalau dilaporin kandas. Dia kebal hukum," bebernya.

Sementara itu, Elza Syarief telah melaporkan Nikita Mirzani terkait dugaan tindak penghinaan, fitnah, dan menyebar kebencian. Hal tersebut menyusul insiden Nikita Mirzani melabrak dirinya saat menjadi bintang tamu dalam program Hotman Paris Show.

Nikita Mirzani melabrak Elza Syarief, yang merupakan pengacara mantan suaminya, Sajad Ukra. Dia geram lantaran beberapa pernyataan Elza Syarief dinilai membela Sajad Ukra.

Sekadar informasi, Nikita Mirzani dan Sajad Ukra yang merupakan warga negara asing (WNA) itu kini terlibat kasus perebutan hak asuh anak, yang bernama Azka.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya