Berita

Amirsyah Tambunan/Net

Politik

GKS Dukung RUU Perkoperasian Segera Disahkan

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 05:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RUU Perkoperasian yang tengah dibahas DPR mendapat sambutan hangat. Salah satunya dari Gerakan Koperasi Syariah (GKS) yang berisi Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas Islam.

Gerakan Koperasi Syariah (GKS) memberi apresiasi kepada DPR RI  terhadap pembahasan RUU Perkoperasian yang pengaturannya lebih baik dari UU sebelumnya.

“Dengan lebih besarnya kehadiran negara dalam pemberdayaan koperasi, dukungan penjaminan simpanan, pengawasan, dan sanksi tegas pelanggaran,” ujar Ketua DSN MUI Amirsyah Tambunan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/9).


Secara sosilogis, sambungnya, GKS di masyarakat mendukung masuknya pengaturan subtansi koperasi syariah sebagai bentuk perlindungan hukum keberadaan koperasi syariah, yang telah banyak berkembang di masyarakat.

Sementara secara filosofis, lanjut wasekjen MUI itu, RUU tersebut telah memuat prinsip kegotong-royongan dari, oleh anggota dalam rangka meningkatkan sokoguru perekonomian nasional melalui anggota koperasi.

“Atas dasar itu, GKS secara  kelembagaan, melalui Pimpinan DSN MUI, Ormas Islam sepakat menyampaikan surat apresiasi dan dukungan untuk segera disahkannya RUU Perkoperasian kepada pimpinan DPR RI, Menteri Koperasi, seluruh ketua fraksi DPR RI, pimpinan Komisi VI, dan ketua Panja RUU Perkoperasian,” pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya