Berita

Unjuk rasa Forum Pemuda Cenderawasih/RMOL

Nusantara

Forum Pemuda Cendrawasih: Papua Bukan Bintang Kejora

SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 | 18:04 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Pemuda Cenderawasih (FPC) berunjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/9).

Mereka tampak mengibarkan bendera merah putih menyatakan bahwa Papua NKRI, Papua Indonesia, Papua bukan Bintang Kejora.

"Papua adalah Merah Putih bukan Bintang Kejora. Rakyat Papua tolak Referendum, NKRI harga mati," tegas Koordinator aksi, Daud.


Daud menyatakan mendukung aparat Kepolisian untuk mengadili aktor provokasi dalam aksi pangibaran bendera bintang kejora.

Pihaknya juga mengapresiasi kinerja Kapolri dan Panglima TNI yang saat ini berkantor di bumi Cenderawasih untuk menyelesaikan persoalan di Tanah Papua.

"Kami mengapresiasi kinerja Kapolri dan Panglima TNI yang secara cepat menangani kerusuhan Papua dan meringkus para provokator. Biang keroknya sudah ditahan semoga Papua kembali damai," ujarnya.

Dikatakannya, provokasi dibalik kerusuhan Papua telah mengganggu stabilitas nasional dan sudah menjadi perhatian bersama seluruh masyarakat Indonesia. Publik tanah air pun kompak tidak akan terprovokasi dan menghindari pemanfaatan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengadu domba dan memecah belah bangsa.

"Ada oknum, dan LSM yang ikut mendukung kelompok Referendum tersebut. Kami kecewa dengan organisasi tersebut yang patut dipertanyakan Merah Putihnya. Padahal jelas Papua sudah sah sebagai bagian dari NKRI. Bubarkan organisasi yang berada di Indonesia yang jelas sebagai pendukung Makar dan Separatis," tandasnya.

Diakhir aksinya, massa menutup aksinya dengan menyanyikan bersama "Padamu Negeri".

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya