Berita

Tito Karnavian/Net

Politik

DPR Minta Kapolri Buktikan Pihak Asing Yang Terlibat Dalam Rusuh Papua

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 18:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi III DPR RI meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian membuktikan ucapannya soal adanya penumpang asing dalam kerusuhan di sejumlah lokasi di Papua dan Papua Barat.

Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani tidak ingin pernyataan Kapolri terkait adanya pihak asing dalam beberapa aksi kerusuhan hanya sekedar statement sensasional yang menguap begitu saja alias tidak jelas kebenarannya.

"Pak Kapolri kan pimpinan dari lembaga penegak hukum, tidak kemudian mengeluarkan statement-statement seperti itu, meguap begitu saja," ujar Arsul di Komplek Parlemen,Senayan, Jakarta, Senin (2/9).


Arsul pun meminta Kapolri beserta jajarannya untuk segera bertindak dengan cara menangkap dan mengumumkan pihak asing yang turut terlibat dalam kerusuhan di Papua.

"Penumpang asing itu harus diselidiki secara tuntas dan kemudian bisa diproses hukum harus ditingkatkan ke penyidikan," tukasnya.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan, kelompok perusuh di Papua melibatkan pihak asing dalam beberapa aksi yang sempat terjadi di wilayah tersebut.

"Kami sama-sama tahu dari kelompok-kelompok ini ada hubungannya dengan network di international ya jadi kami harus menanganinya memang di dalam negeri maupun di luar negeri," kata Tito, kemarin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya